Perhiasan Emas dan Perak bagi Wanita

Kaum wanita boleh menggunakan berbagai macam perhiasan yang terbuat dari emas dan perak. Hal ini didasarkan pada riwayat Ali ibnu Abi Thalib yang menyebutkan bahwa Rasulullah pernah memegang sutra di tangan kanannya dan memegang emas di tangan kirinya, lalu bersabda, “Sesungguhnya dua benda ini haram bagi kaum lelaki dari umatku, tetapi halal bagi kaum wanita.” (HR. Abu Dawud, Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Kaum wanita boleh memakai gelang, anting, cincin, kalung, dan semacamnya. Dalilnya, diriwayatkan oleh Abdullah ibnu Amr bahwa seorang wanita menjumpai Rasulullah bersama putrinya yang memakai emas di tangannya, maka Rasulullah bertanya padanya, “Apakah engkau telah membayar zakatnya?”

“Tidak,” jawab wanita itu.

Maka Rasulullah saw. pun bersabda, “Relakah engkau jika Allah memasangkan gelang yang terbuat dari api neraka di kedua belah tanganmu karena dua gelang ini?” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa`i)

Dalam riwayat Ibnu Abbas tentang nasihat Rasulullah terhadap para wanita pada hari Ied, dituturkan, “Beliau bersama Bilal dan menyuruh para wanita untuk bersedekah sehingga seorang wanita memberikan anting dan cincinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tsawban juga meriwayatkan, “…Fathimah melepas seuntai kalung emas di lehernya dan berkata, ‘Ali menghadiahkannya padaku….'” (HR. Nasa’i dan Ahmad)

Seorang wanita boleh memakai gelang kaki di dalam rumahnya, yakni hanya untuk dilihat oleh suaminya. Ia tidak boleh memperlihatkannya kepada laki-laki yang bukan mahramnya dan tidak boleh menghentakkan kakinya hingga laki-laki lain mendengar dan kemudian melihatnya.

Dasar pelarangan hal itu adalah firman Allah swt., “Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.” (QS. an-Nur [24]: 31)

Seorang wanita boleh memakai cincin di jari mana pun yang ia kehendaki. Adapun laki-laki, ia dilarang untuk memakai cincin di jari tengah dan telunjuknya.

Ali r.a. menuturkan, “Rasulullah melarangku mengenakan cincin pada dua jari ini dan ini – sambil menunjuk jari tengah dan telunjuk.” (HR. Muslim)

Menurut keterangan An-Nawawi, ijmak ulama menyatakan bahwa larangan tersebut dikhususkan untuk laki-laki, dan tidak berlaku untuk wanita.

Wanita Dibolehkan Memakai Cincin yang Terbuat dari Besi

Dalam satu riwayat yang mengisahkan tentang seorang sahabat yang ingin menikah dan tidak memiliki harta untuk mahar, disebutkan bahwa Rasulullah saw. bersabda kepada sahabat tersebut, “Carilah sesuatu, meski hanya sebuah cincin dari besi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

* * *

Jadilah muslimah sejati yang bukan saja sholehah tetapi juga memancarkan keimanan dan menjadi mutiara ilmu bagi keluarga dan umat.

Hadiahkanlah buku bermutu bagi pribadi Anda atau orang-orang yang Anda sayangi.

 * * *

Informasi dan pemesanan hubungi:

Penerbit Madina Adipustaka

Telepon : (021) 87705740

SMS Center : 0858 14 MADINA (623462).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s